Babel|Sorotankasus.id- Belitung Niken Amanda, petinju putri asuhan Sasana Tinju Jalanan Koba, sukses mengamankan tiket ke babak final dalam kejuaraan tinju Piala Danlanud yang diselenggarakan di Belitung. Niken menjadi satu-satunya perwakilan petinju perempuan asal Koba, Bangka Tengah, yang berhasil menembus partai puncak dalam ajang bergengsi tersebut.
Turun di kelas 46-48 kg Elite Putri, Niken tampil dominan sepanjang babak penyisihan hingga semifinal. Keberhasilannya ini menjadi angin segar bagi dunia tinju amatir di Bangka Tengah, khususnya dalam pembinaan atlet putri.
Dedi Bhutet, pelatih dari tim Sasana Tinju Jalanan Koba, menyatakan bahwa pihaknya mengirimkan dua atlet terbaik untuk berlaga di Belitung, yang terdiri dari satu putra dan satu putri. Meski hanya Niken yang berhasil melaju hingga babak final, capaian ini dinilai sudah memenuhi target awal tim.
”Alhamdulillah, dari dua atlet yang kami kirimkan, salah satunya yakni Niken berhasil mencapai babak final. Kami sangat bangga dengan perjuangannya di atas ring,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (23/4/2026).
Dedi pun menaruh harapan besar agar Niken mampu menjaga kondisi fisik dan mental menjelang laga penentuan nanti.
Ia berharap Niken dapat membawa pulang gelar juara ke Bangka Tengah sebagai bukti hasil latihan keras yang selama ini dijalani di sasana.
”Harapan saya tentu Niken dapat memenangkan pertandingan final ini dan keluar sebagai juara,” tambahnya.
Apresiasi untuk Donatur
Selain fokus pada teknis pertandingan, Dedi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para pihak yang telah mendukung keberangkatan tim. Ia mengakui bahwa partisipasi atlet dalam ajang ini tidak lepas dari bantuan materiil para donatur secara pribadi.
”Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para dermawan yang telah menyisihkan uang pribadi mereka untuk membiayai keberangkatan kami ke Belitung. Dukungan ini sangat berarti bagi perkembangan karier para atlet muda kita,” pungkas Dedi.
Laga final yang akan mempertemukan Niken dengan lawan tangguhnya tersebut diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua petinju memiliki ambisi besar untuk meraih trofi tertinggi di turnamen tahunan ini.
Dedi Butet

















